Langsung ke konten utama

Catatan Akuntansi Kelompok 1

                                    Kewajiban Jangka Pendek dan Akuntansi Penggajian
 Kewajiban Jangka Pendek
Kewajiban jangka pendek adalah hutang yang jatuh tempo kurang dari satu tahun
Jenis – Jenis Kewajiban Jangka Pendek
1. Wesel bayar
Berbunga : nominalnya jelas
Tidak berbunga : diakhir jatuh tempo nominalnya lebih besar dari yang didapat
2. Utang pajak
Contoh : saat kita membeli ayam di salah satu restaurant hargam ayam tsb sudah termasuk PPn
3. Pendapatan diterima dimuka
Contoh : tukang service ac sudah menerima sejumlah pendapatannya baik setengah ataupun sepenuhnya tapi kita belum mengerjakan tugas nya untuk membetulkan ac
4. Utang Jangka Panjang yang Jatuh Tempo pada Tahun ini
Utaang jangka panjang yang diangsur setiap tahunnya
Kewajiban Kontigensi
Kewajiban kontigensi adaalah potensi kerugian yang memungkikan menjadi kewajiban aktual dimasa mendatang.

Akuntansi Penggajian
 ✔  Upah : digunakan untuk pekerja lapangan yang biasanya diberikan perhari (kuli bangunan)
 ✔  Honor : dugunakan orang yang mempunyai jasa – jasa profesional (akuntan publik,insinyur)
  ✔  Gaji : digunakan para pegawai yang diberikan setiap bulan (karyawan swasta,pegawai negeri sipil)

Akuntansi Penggajian
Pentingnya pengendalian sistem atas penggajian
Fungsi kegiatan penggajian
1. Pengangkatan pegawai
2. Perhitungan waktu kerja pegawai
3. Pembuatan daftar kerja gaj
4. Pembayaran gaji
Penghasilan kotor
1. Upah dan gaji
2. Bonus (diberikan apabila pekerja melakukan suatu pekerjaan lebih dari pekerjaannya)
Potongan gaji
- Potongan wajib untuk membayar pajak/asuransi
- Pajak penghasilan
- Iuran progam Auransi Sosial Tenaga Kerja (ASTEK)
- Iuran asuransi kecelakaan kerja ( biasanya ditanggung oleh semuaa perusahaan)
- Iuran tabungan hari tua (biasanya hanya bisa dirasakan oleh Pegawai Negeri Sipil/PNS) 1,5% dari perusahaan
- Iuran asuransi kematian
-       Potongan sukarela (potongan sesuai kebijakan perusahaan dan bersifat suka rela)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

ulasan tentang iklan (Beng-Beng ShareIt, Go-Pay, Citra Hazeline)

Ulasan Tentang Iklan   ·         Beng Beng ShreIt Iklan ini menceritakan tentang asyiknya, indahnya berbagi makanan kepada semua orang. Iklan ini menceritakan sepasang remaja yang dimana seorang laki laki sedang menikmati enaknya makan beng-beng, tiba-tiba si perempuan meminta beng-beng dan laki-laki tsb tidak mau memberikan. Karena melihat raut wajah si perempuan, tidak tega lalu memberikan beng-beng shareit dimana beng-beng dalam kemasan dan isi yang lebih banyak, Beng-Beng Shareit dengan harga yang terjangkau dan isi yang lebih banyak kita dapat membagi kebahagiaan, kepada orang banyak dengan memberikan Beng-Beng Shareit. Tujuan : Memberikan kebahagiaan yang sederhana, sama-sama makan B eng-Beng ShareIt dengan berbagai momen bersama orang-orang disekitar kita dan sama-sama merasakan kenahagiaan dan kenikmatan saat makan Beng-Beng ShareIt.   Maksud : Memengaruhi konsumen agar dapat berbagi kebahagiaan mulai dar...

Catatan Akuntansi Kelompok 3

Akuntansi Untuk Persekutuan 1.       Bentuk Organisasi Persekutuan a.       Karakteristik Individu o    Kumpulan individu Perkumpulan suka rela yang terdiri dari dua orang atau lebih didalam persekutuan. o    Keagenan bersama Dimana masing masing sekatu atas nama persekutuan yang terkait dalam bisnis persekutan o    Umur yang terbatas Dapat berakhir kapan saja apabila ada penerimaan anggota baru atau berhentinya seorang anggota persekutuan o    Para sekutu mempunyai kewajiban tak terbatas Setiap sekutu secara pribadi bertanggug jawab atas utang-utang yang dilakukan persekutuan o    Para sekutu pemilik bersama dari harta persekutuan Asset yang telah di investasikan kepada persekutuan oleh setiap sekutu menjadi kekayaan semua anggota b.       Bentuk- bentuk Organisasi dengan Karakteristik Persekutuan ü   Persekutaun terbatas Y...

persuasi dan negosiasi

Model tentang dasar persuasi Model Komunikasi Berlo Menurut Larson (1986), salah satu model komunikasi yang digunakan untuk menjelaskan proses komunikasi persuasif adalah model komunikasi Berlo yang dicetuskan oleh David K. Berlo dan merupakan pengembangan dari model komunikasi Shannon dan Weaver. Model komunikasi Berlo atau dikenal juga dengan model komunikasi SMCR terdiri dari empat unsur komunikasi yaitu sumber, pesan, saluran komunikasi, dan penerima pesan. Keempat unsur tersebut merupakan bagian dari proses persuasi. Merujuk pada model komunikasi Berlo, kita harus waspada terhadap motivasi sumber, kita juga harus memperhatikan pesan, media yang digunakan untuk mengirim pesan, dan efek yang terjadi. Pada akhirnya, kita perlu untuk memiliki kesadaran tentang peran kita dalam persuasi (Baca juga : Model Komunikasi Linear ). Model Persuasi Rank Hugh Rank (1976) mengusulkan sebuah model persuasi yang membantu mengajarkan kepada kita agar menjadi penerima pe...